Terima kasih
Terima kasih
Telah kau hadirkan senyum lembut ini
Senyum yang lebih indah dari perih
Terima kasih
Kau ciptakan guratan emosi bahagia dalam hati
Menimbulkan ribuan hal tersirat dalam benih
Terima kasih
Kau tlah sejukkan nurani
Menghempaskan badai erosi yang memekik hati
Terima kasih
Terima kasih
Terima kasih
Tampilkan postingan dengan label Goresan Tinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Goresan Tinta. Tampilkan semua postingan
Diposting oleh
Puguh Dwi W
komentar (0)
Diposting oleh
Puguh Dwi W
komentar (0)
Dalam kegelapan ia sendiri
Meringkuk dalam balutan debu
Membentuk rajutan berpola riak
Tak ubahnya seorang pun mendekat
Menawarkan berbagai tikaman yang membekas
Ia menangis
Ia merintih
Tak satu pun mengiba
Tak seorang pun menyimak
Dalam diam ia menengadah
menjulurkan rapalan-rapalan ilmu yang ada
Menghunus laksana lidah sang singa
Menyisakan lautan merah tak berujung
Diposting oleh
Puguh Dwi W
komentar (0)
Diam adalah kegemaran
Kegemaran tuk menciptakan karya
Karya hening berisi penghardikan
Penghardikan sunyi menimbulkan elegi
Diam adalah kebahagiaan
Kebahagiaan tuk memunculkan kebimbangan
Kebimbangan nyata dalam tragedi
Tragedi pilu menyisakan ironi
Diam adalah anugrah
Anugrah tuk sebuah penghancuran
Penghancur tebing-tebing kokoh berparas
Berparas rupawan yang mencipta ilusi
Diposting oleh
Puguh Dwi W
komentar (0)
Penyair menabuh genderang irama diam
Meronta-rontta sudut kegelapan
Menghias keindahan semu menjulang
Terkikis batu karang kian menipis
Terik gurun menghitamkan otak
Menguap bersama oase di tengah
Terkurung jemari untaian sepi
"Terik...Terik..."
Menyusuri Inci luasnya padang pasir
Melangkah gontai tangan terkulai
Peraduan bunda ia menuju
Mencengkeram jemari kian menyusut
Diposting oleh
Puguh Dwi W
komentar (0)
Puisi adalah makna yang teruntai mesra
Di dalam pelukan sinar rembulan
Berselimut rerumput kian mengembun
Puisi adalah permainan hati menusuk sukma
Menggores luka dalam simpul rasa nyaman
Menggelitik nadi yang kian terkuak
Puisi adalah aliran irama kalbu dalam kesunyian
Terbelut dinginnya angin yang berhembus
Dan terpaku dalam kebisuan sunyi


